DPRD setujui Perubahan Propemperda 2018

Senin, 5 Februari 2018 23:02:36 - Oleh : humas

Dengan adanya pengembangan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, Rencana Tata Ruang  Wilayah (RTRW) perlu ditinjau kembali  sesuai dengan kebutuhan daerah dan cita-cita/keinginan masyarakat yang menunjang program pelaksanaan pembangunan daerah.

Peninjauan perda tentang RTRW 2012-2032, juga dapat menyelesaikan persoalan-persoalan dan isu-isu strategis yang dapat menghambat tumbuh kembangnya kehidupan masyarakat, diantaranya yang berhubungan tingkat pelayanan dasar dan ketahanan ekonomi lokal daerah.

Demikian disampaikan Juru bicara Fraksi PDI-P, Raden Sri Murdopo, SE dalam  rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi yang menyetujui rancangan Perubahan Peraturan DPRD nomor 38 tahun 2017 tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2018, Senin (5/2). Rapat paripurna dilaksanakan di Gedung Kresna DPRD Kulon Progo, diselenggarakan setelah Penetapan Pokok-pokok Pikiran DPRD tahun 2019, dipimpin Ketua DPRD Akhid Nuryati, dan dihadiri seluruh Anggota DPRD.

Selain tentang RTRW, raperda yang disetujui dimasukkan dalam Propemperda 2018, adalah tentang Penyertaan Modal kabupaten kepada PT. Selo Adikarto.  Fraksi PDI-P berharap dengan dimasukkannya kedua raperda tersebut, dapat mendukung pemda dalam melaksanakan visi misi program pemerintah yang tercantum dalam RPJMD 2017-2022.

Sejalan dengan Fraksi PDI-P, seluruh Fraksi di DPRD Kulon Progo yakni Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PKB, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PAN, Fraksi PKS dan Fraksi Bersatu, juga menyatakan setuju Rancangan Keputusan DPRD tentang Perubahan Propemperda 2018, ditetapkan menjadi Keputusan DPRD. Selain menyetujui, Fraksi PKS juga menggarisbawahi agar mekanisme perubahan Propemperda disesuaikan dengan Perda nomor 3 tahun 2017 yang berlaku.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak