Studi banding RTRW dan RPJMD, DPRD Solok dan Singkawang kunjungi Kulon Progo

Senin, 26 Februari 2018 18:04:58 - Oleh : Humas
 

Menurut Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, SE, saat ini RTRW tengah dalam masa pembahasan, sehingga perlu referensi sebanyak-banyaknya. “Apalagi saat ini kami tengah gencar membangun infrastruktur olah raga, guna persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Daerah (PORDA) tahun 2020”, kata Yutris Can.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Singkawang, Sumberanto Tjitra, menyampaikan maksud studi banding untuk mempelajari penyusunan RPJMD di Kabupaten Kulon Progo. “Ada beberapa permasalahan yang kami hadapi dalam penyusunan RPJMD, diantaranya kami kesulitan memasukkan hal-hal kruisal ke dalam RPJMD, karena unsur politis” imbuhnya.

Menanggapi kunjungan tersebut, Akhid Nuryati menyampaikan gambaran tentang RTRW di Kulon Progo yang juga tengah dalam pembahasan.  RTRW menjadi salah satu raperda yang dimasukkan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2018, karena belum selesai dibahas pada tahun 2017. Apalagi dengan pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport, maka pola ruang dan pemanfaatannya juga harus berubah.“Kami sangat berhati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam pembahasan RTRW karena berkorelasi dan berimplikasi dengan banyak pihak. Apalagi saat ini Pemerintah Propinsi DIY juga sedang membahas RTRW, sehingga kita juga harus menyesuaikan dalam pembahasannya” imbuh Akhid Nuryati.

Berkaitan dengan penyusunan RPJMD di Kabupaten Singkawang, Akhid Nuryati menyampaikan bahwa kesulitan memasukkan hal-hal kruisal seperti yang dihadapi Singkawang tidak terjadi di Kulon Progo. Hal ini karena terjalin komunikasi yang intensif antara eksekutif dan legislatif, terutama dalam pembahasan isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat.

“Yang selalu kami kedepankan adalah komunikasi yang efektif antara eksekutif dan legislatif dan eksekutif,sehingga masing-masing pihak bisa saling mengerti kepentingannya ke depan untuk kesejahteraan masyarakat. Mungkin ini yang belum dilakukan di singkawang,” pungkas politisi PDIP tersebut.     

               

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak