Persiapan KOMFEST 2018, Panitia gelar Audiensi dengan DPRD

Selasa, 6 Maret 2018 00:56:11 - Oleh : Humas
 

Menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada bulan Mei, akan digelar festival di Alun-alun Wates. Acara yang dihelat pada tanggal 6 Mei 2018, menyuguhkan pentas teater, paduan suara, karawitan, seni tari, bazar dan puncak acara berupa talkshow dengan menghadirkan narasumber Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo dan penulis best seller  Ayat-ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy. Dengan mengusung tema “Spirit Kebangsaan Pelajar Berkarakter, Berkarya untuk Indonesia”, diharapkan mampu menjadi wadah positif bagi pelajar khususnya di Kulonprogo, untuk menumbuhkan jiwa nasionalis sehingga mampu mewujudkan pelajar yang berkarakter dan memiliki semangat kebangsaan serta siap berkarya untuk Indonesia.

Ya, itulah agenda acara bertajuk  Kulon Progo Muslim Festival (KOMFEST) 2018, yang diselenggarakan oleh beberapa komunitas dan organisasi siswa-siswi SMK, SMA dan MAN di Kulon Progo, diantaranya Badan Kesatuan Rohis Kulon Progo dan Islamic Student Comunity. Paparan itu disampaikan Ketua Panitia, Adi Vidi Yansyah saat beraudiensi dengan Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati, pada hari Senin (5/3) di Ruang Nakula. Hadir pula Komisi IV DPRD yang membidangi Kesejahteraan Rakyat. OPD terkait diwakili Jujur Santoso, Kabid SMP dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Mudopati Purwohandowo, dari Bagian Administrasi Kesra.  

Adi Vidi Yansyah juga menjelaskan bahwa Panitia juga sudah beraudiensi dengan Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, yang menyatakan sangat mendukung festival ini. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan Balai Pendidikan Menengah, dan pihak terkait seperti Polres untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta Dinas Kebudayaan sebagai pengelola Alun-alun Wates. Target kami, acara ini akan dihadiri 2.000 peserta dari SMP dan SMK-SMA, dengan harga tiket 10 ribu rupiah, yang 20 persennya akan disumbangkan untuk beasiswa pendidikan di Kulon Progo “ jelas siswa SMK N 2 Pengasih tersebut.

Menanggapi, Ketua DPRD Akhid Nuryati, menyatakan sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya acara tersebut bisa diterjemahkan sebagai implementasi peraturan daerah tentang Pendidikan Berkarakter. “Akan tetapi kami juga mengharapkan agar kegiatan ini tidak menganggu proses belajar kalian, dan harus diingat, acara ini melibatkan ribuan orang, kalian harus benar-benar mempersiapkannya secara matang”, sambung politisi PDI-P tersebut.

Drs. Suharto, selaku Ketua Komisi IV DPRD, menekankan bahwa acara yang digelar untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional itu, harus dikoordinasikan juga dengan Propinsi karena kewenangan SMK dan SMA ada di pemerintah propinsi. “Untuk pendanaan, panitia silahkan mengajukan proposal ke Pimpinan dan Fraksi-fraksi di DPRD, maupun kepada perusahaan dan BUMD di Kulon Progo”imbuhnya.

Sementara Kabid Pembinaan SMP, Jujur Santoso menekankan bahwa untuk pelaksanaan acara harus mempertimbangkan agenda kegiatan belajar mengajar sekolah, karena pada tanggal 8-9 Mei juga dilaksanakan ujian nasional susulan.”Harus dipikirkan juga, bahwa dari undangan 2 ribu peserta, dimungkinkan yang hadir bisa lebih dari 3 ribu, karena ada orang tua yang mengantar, maupun warga masyarakat yang tertarik untuk menyaksikan. Untuk itu, persiapan harus matang, antisipasi keamanan dan ketertiban, karena kegiatan yang melibatkan ribuan orang, rawan gesekan dan konflik” kata Jujur Santoso.

Mudopati Purwohandowo dari Bagian Administrasi Kesra, menambahkan bahwa dengan peserta yang mencapai ribuan perlu dipikirkan pula untuk penyediaan kantong-kantong parkir, bagi peserta dan pengunjung. “Untuk itu Panitia bisa menghubungi pemda maupun Paguyuban yang selama ini mengelola parkir di Alun-alun Wates. Dinas Perhubungan juga harus dilibatkan, untuk antisipasi jika harus ada rekayasa lalu lintas” pungkas Mudopati.