Ketua DPRD hadiri Silaturahmi warga Kulon Progo di Perantauan

Senin, 2 April 2018 06:12:28 - Oleh : Humas
 

Meriah, gayeng dan akrab. Itulah suasana yang terasa saat 200 lebih warga Kulon Progo di perantauan yang tergabung dalam kurang lebih 75 paguyuban, tersebar di Jabodetabek, Bandung dan Cilegon, Banten membaur jadi satu dalam acara silaturahmi dengan Bupati dan Ketua DPRD Kulon Progo  di Anjungan DIY Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, pada hari Minggu (1/4/2018). Acara yang digagas Panitia Silaturahmi dengan Ketua H. Agus Riyanto, diharapkan menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan antar warga Kulon Progo yang ada di perantauan.

Penanggung jawab kegiatan, sekaligus sesepuh paguyuban Kulon Progo, Profesor Dr Bedjo Sujanto, M.Pd, dalam pesannya menyoroti  dampak dari dinamika pembangunan yang sedang berkembang di Kulon Progo. Ada banyak persoalan yang harus diperhatikan, salah satunya eksistensi masyarakat yang akan tersisih dan hanya jadi penonton jika tidak bisa bersaing. “Jangan sampai seperti masyarakat Betawi yang makin minggir. Kalau tidak ada perkampungan Betawi di Srengseng, mungkin masyarakat dan budaya Betawi sudah hilang,” imbuh mantan Rektor Universitas Negeri Jakarta tersebut.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo dalam sambutannya berharap, agar paguyuban warga Kulon Progo di perantauan dapat membawa manfaat, terutama dalam urusan sosial dan kebudayaan. Terkait dengan pembangunan bandara di Kulon Progo, Bupati menyampaikan bahwa urusan pembebasan lahan sudah selesai. “Harus dimaklumi, akan banyak perubahan tatanan sosial di Kulon Progo, menyusul dibukanya bandara di kawasan Temon. Sebentar lagi akan dibangun sekolah pramugari.  Sesok sikile disalepi, karang biasa menek wit kambil,” kelakar Hasto.

Sementara Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati, SE menyampaikan, banyak hal tentang kemajuan Kabupaten Kulon Progo. Indikator-indikator kemajuan pembangunan menunjukkan angka yang terus membaik. Hasil ini tak lepas dari kerjasama Bupati, DPRD dan warga masyarakat, yang bahu membahu membangun Kulon Progo menuju kemajuan yang lebih baik. Akhid juga berpesan agar keberadaan paguyuban bisa mempresentasikan sekaligus mempromosikan Kulon Progo di perantauan.“Jadi silaturahmi ini penting  karena ada dua tujuan, membuat panjang umur dan murah rejeki. Cintai terus Kulon Progo karena indeks kebahagiaan di Kulon Progo saat ini tertinggi,” pungkas Akhid Nuryati.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak