Terjadinya Perumahan dan Permukiman Kumuh Harus Diantisipasi

Rabu, 6 Februari 2019 09:38:27 - Oleh : Admin
Sosialisasi Perda Nomor 9 tahun 2017  

Ketua DPRD Kabupaten Kulonprogo Akhid Nuryati SE mengatakan untuk menghadapi pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport, Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh harus benar-benar disosialisasikan kepada masyarakat.
"Adanya Bandara NYIA akan berdampak munculnya perumahan kumuh dan permukiman kumuh, sehingga perlu diantisipasi sedini mungkin," kata Akhid dalam acara Evaluasi dan Sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, Senin (4/2) di Balai Desa Depok, Kecamatan Panjatan.

Ia mengatakan dirinya melakukan sosialisasi tengang Perda Nomor 9 Tahun 2017 supaya masyarakat dan pemerintah desa mengetahui bagaimana cara mengakses anggaran untuk mencegah terjadinya perumahan kumuh dan permukiman kumuh yang bisa didanai APBD.
"Kami mengajak Kepala DPUPKP dan Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam sosialisasi ini, supaya masyarakat bisa langsung bertanya prosedur mengakses pembangunan prasaranan dan sarana umum (PSU) yang bisa diakses dan dibiayai APBD," katanya.
Akhid mengatakan Desa Depok, Panjatan, dan Kanoman ini termasuk segitiga emas lokasi bencana banjir yang terjadi setiap tahun. Hal ini perlu diantisipasi supaya Desa Depok bisa bebas dari banjir.
"Banjir ini bagian dari buruknya penataan kawasan, sehingga berdampak munculnya  perumahan kumuh dan permukiman kumuh," katanya.

« Kembali | Kirim | Versi cetak