Pambangunan Fisik RSUD Wates Capai 46 Persen

Selasa, 12 Maret 2019 14:05:47 - Oleh : Admin
Rapur penyampaian LKPJ Bupati 2018  

Sampai dengan akhir tahun 2018, pembangunan fisik RSUD Wates telah mencapai 46 persen. Capaian itu melebihi dari yang ditargetkan sebesar 44 persen. Sementara untuk mendukung operasional telah dilakukan pengadaan alat kesehatan sebesar Rp 31 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Demikian dikatakan Bupati Hasto Wardoyo SpOG(K) saat membacakan executive summary pada penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kulonprogo tahun 2018 dalam rapat paripurna (Rapur) DPRD, Senin (11/3) di gedung Dewan setempat. Rapur dipimpin ketua DPRD Akhid Nuryati SE, diikuti segeap anggota dan dihadiri Wabup Drs H  Sutedjo, Forkompimda serta kepala OPD di lingkungan pemkab.

Pengembangan RSUD Wates, tambah Bupati Hasto, diarahkan untuk menjadi salah satu rumah sakit daerah berstandar internasional. Pambangunannya, kata dia, dilaksanakan secara multiyeardari tahun 2018 hingga 2020. Dengan total biaya sebesar Rp 258 miliar.

“Biaya itu baru untuk bangunan fisiknya saja. Kalau dengan peralatannya membutuhkan sekitar Rp 508 miliar,” tambah bupati.

Hasto menyatakan, pembangunan RSUD Wates tidak boleh mangkrak atau terhenti prosesnya. Bila pembangunan selesai pada bulan Desember 2020 maka bulan Januari 2021 harus bisa difungsikan. Karena keberadaan rumah sakit tipe B sangat dibutuhkan masyarakat, ujarnya.

Di bagian lain Hasto memaparkan, untuk pengembangan Puskesmas saat ini 21 Puskesmas yang ada di Kulonprogo telah menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan  Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD). Semuanya, kata dia, telah terakreditasi oleh Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Dengan demikian setiap Puskesmas bisa mengangkat dokter, bidan perawat maupun tenaga lain serta membeli obat sendiri yang dibutuhkan guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuh Hasto.  

Menurut Akhid Nuryati, LKPJ yang disampikan oleh bupati selanjutnya akan dilakukan pembahasan oleh DPRD. Hasil pembahasan nanti akan disampaikan dalam bentuk rekomendasi DPRD terhadap LKPJ  bupati pada awal bulan April mendatang, katanya.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak